logo Minggu, 16 Desember 2018

42 tahun berkontribusi pada pembangunan peternakan di Indonesia

Terakhir Diperbaharui pada : Minggu, 16 Desember 2018 ~ Dilihat 298 Kali


Dulu, jalan yang diberi nama depan Kiwi itu, yang biasanya sepi hanya dilalui delman, sepeda atau pejalan kaki hari itu menjadi lebih ramai. Hari itu 3 April 1976 adalah hari bersejarah saat Balai Inseminasi Buatan pertama diresmikan oleh Menteri Pertanian RI bersama Wakil Perdana Menteri Selandia baru. Mengemban amanah sebagai produsen semen beku untuk mendukung pelaksanaan Inseminasi Buatan agar tidak tergantung pada semen beku impor. Untuk mengenang bantuan dari Pemerintah Selandia Baru itulah jalan yang melintas didepan BIB Lembang disebut Jalan Kiwi Kayuambon. Kiwi adalah binatang khas Selandia Baru.

Sejak diresmikan, BIB Lembang telah berperan aktif pada pembangunan peternakan di Indonesia. Tidak hanya memenuhi tugas utamanya memproduksi dan mendistribusikan semen beku maupun pengembangan IB. Namun telah berkembang seiring dengan kebutuhan pembangunan. Melalui excellence services BIB Lembang berupaya menjangkau seluruh lapisan stake holder peternakan dalam berbagai peran. Excellence Services BIB Lembang adalah berbagai kegiatan layanan sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Meliputi berbagai kegiatan sebagai berikut (1) Penjualan semen beku (2) Pelayanan purna jual (3) Pelayanan Instruktur dan Juri Kontes (4) Pelayanan Penelitian (5) Pelayanan Bimtek, Asistensi dan Konsultasi Peternakan (6) Pemanfaatan Aset Balai (7) Wisata Pendidikan dan (8) Pengujian Semen Beku.

Tidak kurang dari 41.930.336 dosis semen beku telah diproduksi, mendekati 42 juta dosis diusia 42 tahun. 40.575.900 dosis terdistribusi ke seluruh penjuru tanah air

Menengok rekam jejak perjalanan BIB Lembang. Tidak kurang dari 41.930.336 dosis semen beku telah diproduksi, mendekati 42 juta dosis diusia 42 tahun. 40.575.900 dosis terdistribusi ke seluruh penjuru tanah air untuk digunakan dalam kegiatan IB. Sebagian kecil diantaranya untuk ekspor. Dari semen beku yang telah tersebar itu, lebih dari 13.000.000 ekor pedet telah dilahirkan dan menambah populasi ternak di Indonesia. Selain peningkatan pendapatan peternak dari kelahiran pedet, tentu devisa negara pun dapat dihemat dari pembelian semen beku impor. Sebagai garda depan pelaksanaan kegiatan IB, petugas teknis reproduksi (Inseminator, PKb, ATR dan Petugas Handling Semen Beku) dibutuhkan dalam jumlah yang cukup agar dapat melayani kebutuhan peternak. Petugas harus berimbang dengan populasi ternak yang ada. Ribuan petugas teknis reproduksi dilahirkan melalui penyelenggaraan Bimtek BIB Lembang dan telah berkiprah di lapangan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan rutin di daerah maupun program nasional, baik Sinkronisasi Berahi, GBIB, Penanganan Gangrep maupun UPSUS SIWAB. Peran pada pengembangan SDM, selain melalui Bimtek, BIB Lembang telah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pertanian sebagai Tempat Uji Kompetensi Bidang Reproduksi Ternak Ruminansia Besar sejak 4 April 2017. Dan telah melaksanakan Uji Kompetensi pada tahun yang sama bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat. Pendampingan BIB Lembang pada berbagai program peningkatan populasi ternak skala nasional dilaksanakan diberbagai provinsi sesuai SK penetapan, dari ujung timur Indonesia di Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Banten, Riau dan saat ini pada UPSUS SIWAB Tahun 2018 BIB Lembang mendampingi Provinsi Bengkulu. Bersama dinas provinsi maupun kabupaten/kota dan petugas teknis di daerah, Tim BIB Lembang terjun langsung melaksanakan kegiatan pelayanan terpadu, IB, PKb maupun penanganan gangrep dilapangan. Terhadap peningkatan genetik ternak, melalui kegiatan Uji Zuriat (Progeny) Sapi Perah Nasional maupun Uji Performan. BIB Lembang berperan dalam memproduksi semen beku kandidat pejantan serta aktif dalam wilayah pendampingan, demikian pula dengan kegiatan Uji Performan sapi potong. Dari kegiatan tersebut diharapkan muncul potensi pejantan dengan genetik unggul dan layak digunakan sebagai bibit. Pejantan hasil Uji Zuriat dari BIB Lembang telah dilaunching dan semen bekunya digunakan secara luas untuk pelaksanaan IB di masyarakat. Saat ini Uji Zuriat memasuki pelaksanaan Tahap III. Berupaya menyentuh seluruh lapisan masyarakat pada sektor peternakan. Kelompok ternak yang memerlukan pembinaan dan pendampingan pun tak luput dari perhatian BIB Lembang. Melalui kegiatan penyuluhan peternakan, bantuan bibit Hijauan Pakan Ternak (HPT) hingga studi banding untuk belajar secara visual ke peternak maupun kelompok ternak lain yang lebih maju. Beberapa kelompok binaan BIB Lembang telah berhasil mandiri, maju, bahkan menjadi juara kelompok tingkat provinsi. Sebagai BIB pertama, pengalaman dalam memproduksi semen beku tentu telah teruji. Namun untuk menjamin kualitas produk semen beku yang dihasilkan, BIB Lembang telah terakreditasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 sejak Tahun 2016 dan tersertifikasi LSPro. Laboratorium pengujian semen BIB Lembang pun telah terakreditasi ISO 17025:2008. Melayani pelanggan dari berbagai kalangan, dan kerap menjadi rujukan pemeriksaan kualitas semen BIB Daerah.

Dalam meningkatkan minat dan menyebarkan pengetahuan tentang teknologi IB maupun peternakan kepada generasi muda, siswa dan mahasiswa telah melaksanakan magang maupun PKL di BIB Lembang. Tak terhitung pula tamu dari dalam dan luar negeri, maupun siswa yang berkunjung untuk ber-wisata pendidikan dan berkonsultasi. Berbagai kerjasama penelitian dijalin dengan lembaga riset, perguruan tinggi, UPT Kementan maupun UPT dari Kementerian lain. BIB Lembang berupaya terlibat langsung dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Sebagai UPT yang memberikan berbagai layanan, BIB Lembang memiliki kontribusi nyata dalam menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai aturan yang berlaku. Lebih dari 150 Milyar PNBP telah disetor ke kas negara. Langsung maupun tidak langsung, pendapatan tersebut telah menyumbang pembiayaan zpembangunan. Tuntutan masyarakat terhadap peran dan performa UPT pemerintah semakin beragam. Tidak hanya pada tugas pokok dan fungsi. Namun dituntut untuk dapat lebih luwes melaksanakan berbagai tugas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan bidangnya. Bermotto ‘Dengan Mani Membangun Negeri’, BIB Lembang berupaya memberikan manfaat sebesar besarnya bagi pembangunan. Selamat Ulang Tahun Balai Inseminasi Buatan Lembang, semoga selalu jaya dan semakin memberikan peran nyata bagi nusantara. (IrfanIZ)

KOMENTARI TULISAN INI