logo Minggu, 16 Desember 2018

Penderasan Pemberitaan Positif di Kementerian Pertanian

Terakhir Diperbaharui pada : Minggu, 16 Desember 2018 ~ Dilihat 47 Kali


Bogor-Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan) melaksanakan Workshop Optimalisasi Multimedia yang bertempat di Botani Square Selasa (27/11) sampai dengan Kamis (29/11), pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia khususnya pada bidang kehumasan di lingkup Kementerian Pertanian. 

Kegiatan ini di ikuti oleh sekurangnya 50 orang peserta yang berasal dari UK /UPT yang berada di lingkup Kementerian Pertanian, menurut Dr.Ir.Nasrullah,M.Sc. selaku sekreteris Dirjen PKH menyatakan bahwa" Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas SDM bidang kehumasan terutama soft skill dan kemampuan petugas dalam menyajikan informasi  terkait kegiatan-kegiatan yang  dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian selama ini, salah satu tolak ukur dalam menunjang tercapainya kinerja Kementerian Pertanian yaitu melalui publikasi informasi yang positif sehingga dapat diterima dan diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat”. 

Dalam kegiatan workshop ini peserta dibekali dengan teori dan praktik baik penulisan berita,infografis maupun video grafis. Kegiatan ini juga di dukung oleh pemateri yang profesional pada bidang pemberitaan, diantaranya Wilson Lalengke, SPd. MSc (ketua umum PPWI), Mung Pujanarko, S.Sos, M.Kom (Dosen Komunikasi dan Jurnalistik Universitas Jayabaya), Zurinaidi,Amd (editor video dan TV Streaming), Pemred Rakyat Merdeka serta dari Bitting Production.

Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik “dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pada bidang kehumasan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan kepala bagian perencanaan kementerian pertanian terkait penetapan anggaran tersendiri pada pagu anggaran DIPA, dengan demikian diharapkan seluruh stake holder yang berada dilingkup kementerian pertanian dapat giat berkerja terutama dalam pembuatan konten berita yang bersifat informatif dan mendidik, sehingga masyarakat pada umumnya dapat mengetahui  kinerja Kementerian Pertanian dalam mewujudkan kedaulatan pangan”. (UA/IZ)

KOMENTARI TULISAN INI