logo Rabu, 3 Maret 2021

Potensi Semen Beku Sapi Wagyu BIB Lembang dalam Mendukung Ketersediaan Daging Kualitas Premium di Indonesia

Terakhir Diperbaharui pada : Rabu, 03 Maret 2021 ~ Dilihat 274 Kali


Penulis: Argi Argiris

 

Sejarah

Awal mula perkataan Wagyu yaitu “Wa” berarti Negara Jepang sementara akhir kata “Gyu” dapat diartikan sebagai Sapi. Dengan kata lain, Wagyu memiliki arti daging sapi yang berasal dari Jepang. Sapi Wagyu yang dibudidayakan di Jepang ini adalah jenis sapi dengan perawatan sangat baik dan diternakkan secara tradisional. Sapi wagyu ini dipengaruhi oleh ras Inggris dan Kontinental seperti Brown Swiss, Shorthorn, Devon, Simmental, Ayrshire, Korea, Holstein dan Angus selama beberapa generasi hampir 100 tahun yang lalu. 

Salah satu ciri dari daging sapi Wagyu ialah mempunyai pola marbling halus yang melimpah pada dagingnya dan didistribusikan secara merata ke seluruh otot. Daging Wagyu memiliki kandungan asam lemak shomifuri yang kaya akan Omega-3 yang mengandung kolestrol baik dan bagus untuk jantung. Selain itu, daging Wagyu juga mengandung sekitar 30% lemak tak jenuh yang lebih tinggi dari daging sapi biasa. Tingginya konsentrasi lemak tak jenuh inilah yang membuat daging Wagyu sangat berbeda dari daging sapi lainnya berupa kualitas dan rasanya yang halus, lembut dan berair dengan titik leleh rendah ketika dimasak untuk rasa manis dan ekstra juicy yang unik. Sifat unik daging sapi Wagyu ini tidak tertandingi yang menciptakan permintaan sebagai produk daging mewah.

 

Karakteristik

Wagyu memiliki warna bulu hitam atau merah, tanduk mereka lurus sedikit melengkung ke depan, Wagyu dikenal karena temperamen yang tenang. Sapi wagyu adalah sapi yang mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi iklim yang berbeda.

Berat lahir rendah dengan kisararan 30-40 kg, sehingga memberi kemudahan melahirkan.Sapi wagyu sangat subur, sapi betina mencapai dewasa kelamin sebelum usia dua belas bulan. Sapi jantan dapat melayani betina 50% lebih banyak daripada kebanyakan breed lainnya.

Sapi wagyu memiliki kemampuan untuk mengkonversi pakan gandum atau hijauan menjadi daging sapi yang unggul. Ketika sapi Wagyu disilangkan dengan breed lain, mampu meningkatkan marbling, kualitas grade dan menambah konsistensi pada karkas.

Sifat-sifat yang menjadi acuan dalam melakukan seleksi Sapi Wagyu

  • Produksi karkas
  • Kemudahan melahirkan
  • Marbling
  • Tingkat kesuburan
  • Komposisi lemak: perbandingan lemak tak jenuh yang lebih tinggi
  • Temperamen yang tenang

 

Pejantan Wagyu di BIB Lembang

Dalam rangka memenuhi permintaan konsumen akan ketersediaan semen beku Sapi Wagyu, BIB Lembang bekerja sama dengan BET Cipelang menyediakan pejantan Wagyu hasil Embrio Transfer (ET) dengan embrio impor dari Australia. Saat ini di BIB Lembang terdapat 1 ekor pejantan wagyu yang sudah produksi semen beku dan 1 ekor calon pejantan.

Pejantan wagyu di BIB Lembang lahir pada tanggal 7 Juni 2017 yang diberi nama Wagekamichi. Tetuanya bernama WSI Okukanemichi dengan EBV 400day bernilai positif (+2). Stock semen beku Wagekamichi sampai akhir Mei 2020 tersedia sebanyak 7.081 dosis.

Calon pejantan sapi Wagyu di BIB Lembang lahir pada tanggal 15 Oktober 2018 yang diberi nama Black Long Ford. Tetuanya bernama Longford F E0241 dengan nilai EBV 400 day bernilai +25. Umur Black Long Ford belum mancapai 2 tahun sehingga belum menghasilkan semen beku. Bobot badannya sekarang mencapai 395 Kg.


Pendistribusian semen beku masih menunggu regulasi karena masih dalam tahap proses evaluasi dan pengembangan. Kedepannya diharapkan dengan tersedianya semen beku wagyu ini dapat dikembangkan pola pembibitan sapi wagyu secara purebred maupun crossbreed dengan bangsa lain guna memenuhi penyediaan daging kualitas premium dengan harga yang terjangkau di pasar Indonesia.

 

Pustaka

www.ansi.okstate.edu
www.kobe-beef.com 
http://wagyu.une.edu.au 
www.ansci.wsu.edu
www.lonemountaincattle.com
www.wagyu.net      

KOMENTARI TULISAN INI