logo Rabu, 3 Maret 2021

Mengenal Lebih Dekat Sapi Belgian Blue (BB) BIB Lembang Dalam Mendukung Program (Sikomandan).

Terakhir Diperbaharui pada : Rabu, 03 Maret 2021 ~ Dilihat 754 Kali


Penulis : Dr. Asep Kurnia S.Pt, MS

 

Pemerintah Indonesia melalui Kementan melakukan pengembangan sapi Belgian Blue sejak awal tahun 2016. Proses pengembangan sapi Belgian Blue ini merupakan satu upaya  pemenuhan kebutuhan protein hewani dan mengurangi ketergantungan impor daging dengan segala keunggulannya diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi daging sapi melalui peningkatan mutu genetik dengan cara introduksi dan pengembangan sapi Belgian Blue dengan harapan terbentuk rumpun sapi baru Indonesia, Pengembangan rumpun sapi baru di Indonesia dilaksanakan secara bertahap, untuk itu pengembangan sapi BB pada saat ini dilakukan secara tertutup dan terkontrol di instansi yang ditunjuk dan dalam pelaksanaannya didampingi pakar pendamping dari berbagai perguruan tinggi dan praktisi. Pengembangan sapi ini dilakukan  melalui mekanisme transfer embrio (TE) dan inseminasi buatan (IB). Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang sudah memproduksi semen beku sapi BB, dan pada pada saat ini mempunyai 1 ekor pejantan Fure BB dengan ID 281803 (DENUR) dengan jumlah produksi 3.800 dosis, dan 2 ekor BB cross id 281701 (Nandana  ) sebanyak 7.959 dosis dan dan 281802 (  ) 5.620 dosis, dengan jumlah produksi sampai saat ini terhitung sebanyak 17.379 dosis .dan telah didistribusikan secara hibah sebanyak t5 dosis untuk BB Murni dan 50 dosis untuk BB Cros Dengan stok semen beku BB Murni 3.357 dosis dan BB Cros sebanyak 11.746 dosis.

Pemilihan sapi Belgian Blue untuk dikembangkan oleh Pemerintah, mengingat sapi ini punya karakteristik unggul, yaitu memiliki otot ganda (double muscle), temperamen jinak dan mudah dalam penanganan. Selain itu sapi ini beranak pertama pada umur 23 bulan dan memiliki efisiensi pakan yang tinggi. Sekilas untuk mengenal Sapi Belgian Blue sebagai berikut :

Sejarah

Sesuai namanya, Sapi Belgian Blue berasal dari Belgia tengah. Pada pertengahan abad ke 19 sapi jantan Shorthorn dan Charolais dibawa dari Inggris ke Belgia dengan tujuan meningkatkan populasi asli yang sebagian besar dari jenis sapi perah. Beberapa sumber juga mengutip perkenalan pembiakan sepanjang abad ke-19. Seleksi aktif dilakukan untuk jenis sapi type dwiguna ini yang menghasilkan sapi dengan karakteristik double muscle yang ekstrem.

 

Karakteristik

Sapi Belgian Blue adalah hewan berukuran besar dengan otot bulat pada bahu, punggung, pinggang dan pantat yang menonjol. Bagian punggung belakang lurus, pantat miring, buntut ekor menonjol dan kulit yang baik. Ia memiliki kaki yang kecil tapi kuat berjalan dengan mudah. Warnanya dapat berwarna putih, hitam atau kombinasi, warna merah bisa muncul dalam beberapa genotype, dengan temperamennya yang lebih tenang.

 

Berat pejantan dewasa berkisar antara 1.100 sampai 1.250 kg, tinggi sekitar 1,45 m hingga 1,50 m. Sapi betina dapat mencapai berat 850 sampai 900kg dan tingginya dapat melebihi 1,40m. Belgian Blue tidak dilahirkan dengan otot yang ekstrem, tetapi mulai tumbuh otot pada usia 4 hingga 6 minggu. Belgian Blue terkenal dengan ototnya yang luar biasa yang biasa disebut "double muscling". Persentase karkas Sapi Belgian Blue mengalahkan semua jenis karkas bangsa sapi lainnya (hingga 80%). Ketika digunakan dalam program kawin silang dengan sapi perah atau pedaging bangsa lain, Belgian Blue mampu menghasilkan karkas 5 hingga 7% lebih tinggi dibandingkan bangsa BB murninya.

 

Penelitian secara ekstensif telah menunjukkan bahwa Belgian Blues memiliki gen yang mampu menekan produksi myostatin, protein yang biasanya menghambat pertumbuhan otot setelah titik tertentu. Pure Belgian Blues membawa dua salinan gen ini; dalam kawin silang, gen satunya biasanya ditransmisikan dan berfungsi untuk meningkatkan berat karkas pada keturunannya, sebagai hasilnya, karkas Belgian blue mampu menghasilkan daging karkas yang dapat dijual lebih dari 85%.

 

Ada kesalahpahaman umum dalam industri peternakan bahwa Belgian Blue memiliki catatan melahirkan yang sulit dan banyak yang melahirkan melalui operasi caesar. Ini hanya terjadi pada perkawinan sesama Pure Belgian Blue yang dilakukan di Belgia. Belgia Blue digunakan sebagai pejantan untuk menghasilkan daging. Hasil penelitian yang dilakukan di Belgia menunjukkan bahwa karakteristik karkas dan potensi pertumbuhan Belgian Blue meningkat ketika dilakukan persilangan dengan bangsa lain.

 

Statistik

Sebagai jenis sapi pedaging modern, Belgian Blue memiliki kelebihan:

  • Kemudahan untuk beranak
  • Periode kehamilan pendek
  • Mobilitas dan struktur tubuh yang baik
  • Temperamen yang sangat baik
  • Perkembangan otot yang tinggi
  • Tingkat adaptasi yang tinggi
  • Konformasi ukuran tubuh yang baik
  • feed eficiency yang tinggi untuk penggemukan
  • Fasilitas untuk pedet berkembang biak
  • Rata-rata usia beranak pertama 32 bulan dengan rata-rata lam kebuntingan 13 bulan
  • karkas sapi jenis ini sangat baik, yaitu persentase karkasnya tinggi (75- 80%).
  • kualitas daging lembut dan rendah kolesterol (± 45mg/100g),
  • serta memiliki kandungan tinggi protein, Vit. B3, Vit. B12 dan zat besi

 

References (the above information was cited from the following sites)
www.ansi.okstate.edu
www.belgianblue.co.uk
www.belgianbluesires.com

https://mediaindonesia.com/read/detail/319303
https://republika.co.id/berita/ekonomi/pertanian/prp8q9453

https://sinauternak.com/fakta-sapi-belgian-blue/ 

 

 

 

 

KOMENTARI TULISAN INI