Loading ...
Wakil Bupati Minahasa Tenggara Berkomitmen Kembangkan Sektor Peternakan untuk Dukung Program Pangan Bergizi
21 March 2025
News Detail Image

**Judul: ""**

Jakarta – Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, menegaskan pentingnya sektor peternakan sebagai salah satu pilar utama ekonomi Kabupaten Minahasa Tenggara. Pernyataan ini disampaikan saat audiensi dengan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda, di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada 20 Maret 2025.

Fredy menjelaskan bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara, yang dimekarkan dari Kabupaten Minahasa Selatan pada 2 Januari 2007, memiliki potensi besar dalam bidang peternakan, khususnya dalam budidaya babi. Ia menekankan bahwa keberadaan sumber daya lahan dan pakan yang melimpah menjadi faktor pendukung utama dalam pengembangan usaha peternakan di daerah tersebut. Selain itu, aspek sosial kemasyarakatan yang kuat juga berkontribusi terhadap keberhasilan sektor ini.

Agung Suganda memberikan apresiasi terhadap komitmen Wakil Bupati Fredy dalam mengembangkan usaha peternakan di wilayahnya. Ia menyatakan, “Dengan koordinasi dan sinergi yang baik antara pusat dan daerah, pemerintah daerah dapat mengembangkan dan lebih meningkatkan produk peternakannya untuk keberhasilan program pemberdayaan produk peternakan di wilayahnya.”

Lebih lanjut, Agung menambahkan bahwa dengan memaksimalkan potensi peternakan, Kabupaten Minahasa Tenggara dapat memenuhi kebutuhan produk pangan asal ternak, terutama dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo, yang mencakup penyediaan daging sapi, daging ayam, dan telur.

Wakil Bupati Fredy juga menekankan pentingnya usaha peternakan dalam menyediakan pangan, sumber pendapatan, dan kesempatan kerja bagi masyarakat. “Kami memiliki berbagai jenis ternak, seperti ayam ras (pedaging dan petelur), ayam buras, itik, babi, kambing, dan sapi. Usaha ini mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan pasar akan daging, telur, dan susu,” ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, Fredy juga menyampaikan hasil analisis potensi usaha peternakan di Kabupaten Minahasa Tenggara, yang menunjukkan bahwa usaha ternak babi merupakan komoditas dominan. Ia berharap dengan dukungan dari Kementan, potensi ini dapat terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

“Dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat, kami harus serius dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengharapkan arahan dan dukungan dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk meningkatkan potensi peternakan lokal,” pungkasnya. 

Dengan langkah-langkah strategis dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan sektor peternakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset